Penting Diketahui!! Kebiasaan Umum yang Salah dalam Mengkonsumsi Makanan dan Minuman
Namun memasukkan makanan dan minuman, bukan asal masuk ke dalam tubuh
saja. Jika sudah begini bisa-bisa bukan unsur hara yang terserap oleh
tubuh, tetapi malah mendatangkan penyakit. Wah ribet yah!!
Ternyata, banyak sekali kebiasaan yang salah dalam mengkonsumsi
minuman/makanan tetapi umum dilakukan termasuk saya sendiri dan ternyata
akibatnya fatal. Apa sih kebiasaan itu? Berikut ini saya rangkumkan
artikel-artikel yang saya dapat dari artikel kesehatan kompasiana.com :)
1. Minum es setelah makan
Minum es memang segar tapi air itu akan membekukan makanan berminyak yang kita santap, terutama makanan berlemak. Lemak itu akan terbentuk dalam usus dan akan mengakibatkan menyempitnya saluran-saluran pencernaan kita. Jika lemak berkumpul maka akan mengakibatkan kegemukan dan tentu saja menyumbat pembuluh darah.
Biasanya orang yang terlalu gemuk akan mudah diserang berbagai penyakit, terutama penyakit jantung. Biasanya serangan jantung mulai terasa pada tangan sebelah kiri. Lalu merambat sedikit-demi sedikit ke bagian atas dada. Mungkin pada awalnya tidak begitu terasa. Tanda-tanda lainnya adalah rasa capai/lelah dan berkeringat. Jadi waspadalah!!!
Lebih baik meniru kebiasaan orang China atau Jepang, minum air hangat
sewaktu/sesudah makan. Karena air panas akan mencairkan segala makanan
berlemak sehingga mudah diserap tubuh.
Jika anda memang penggemar berat es, sebaiknya jangan mengkonsumsinya
setelah makan. Lebih baik beri waktu beberapa lama sampai makanan yang
dikonsumsi sebelumnya (nasi dan teman-temannya) tercerna dulu dengan
baik, baru minum es.
2. Minum teh/kopi setelah makan
Ini kebiasaan yang umum sekali di masyarakat kita, Setiap habis makan di warung atau rumah makan biasanya disuguhi
teh. Saya sendiri sering memesan teh hangat/teh botol setelah makan.
Padahal ini termasuk kebiasaan yang harus dihindari, bahkan kabarnya
bisa menyebabkan anemia.
Kenapa? Teh mengandung zat yang disebut tanin, zat ini bisa menyebabkan
pengurangan daya serap besi. Teh yang diminum paling tidak sejam sebelum
atau setelah makan akan mengurangi daya serap sel darah terhadap zat
besi sebesar 64 %. Selain mengandung tanin, teh juga mengandung kafein,
polifenol, albumin, dan vitamin. Tanin bisa mempengaruhi penyerapan zat
besi dari makanan terutama yang masuk kategori heme non-iron, misalnya
padi-padian, sayur-mayur, dan kacang-kacangan.
“Bila kita makan menu standar plus segelas teh, zat besi yang diserap hanya setengah dari yang semestinya”
Menurut Dr. Rachmad Soegih, ahli gizi dari RS Cipto Mangunkusumo, Jakarta, zat tanin itu sendiri memang menghambat produksi hemoglobin. Kalau memang mau menghindari teh dan mendapatkan banyak zat besi, sebaiknya teh digantikan air jeruk sebagai peneman makan. Karena vitamin C ternyata memperbesar penyerapan zat besi oleh tubuh.
“Bila kita makan menu standar plus segelas teh, zat besi yang diserap hanya setengah dari yang semestinya”
Menurut Dr. Rachmad Soegih, ahli gizi dari RS Cipto Mangunkusumo, Jakarta, zat tanin itu sendiri memang menghambat produksi hemoglobin. Kalau memang mau menghindari teh dan mendapatkan banyak zat besi, sebaiknya teh digantikan air jeruk sebagai peneman makan. Karena vitamin C ternyata memperbesar penyerapan zat besi oleh tubuh.
Jadi kalau bisa mulai sekarang, hindari minum teh setelah makan. Lebih baik berikan jeda sekitar 2 jam setelah makan.
Sama halnya dengan teh, minum kopi setelah makan juga dapat mengurangi
daya serap zat besi. Tetapi pengurangannya lebih kecil dibandingkan teh
yaitu sekitar 39%.
Minum air sesaat sebelum makan akan membuat proses penyerapan makanan
oleh enzim menjadi lebih sulit. Karena air yang diminum butuh waktu 30
menit mengalir dari lambung menuju usus. Sehingga jika minum sesaat
sebelum makan, belum sempat air menuju usus sudah ditambah dengan
makanan yang membuat enzim lebih sulit bekerja.3. Minum air putih sebelum makan
Minum air putih memang sehat dan sangat dianjurkan, tetapi harus
diperhatikan kapan waktu yang tepat untuk meminumnya, sebaiknya diminum :
- 1-3 gelas saat bangun tidur pada pagi hari, karena akan mengganti sebagian cairan yang hilang selama kita tidur
- 2-3 gelas, 1 jam sebelum makan siang
- 2-3 gelas, 1 jam sebelum makan malam.
Minum air sesaat sebelum tidur juga harus dihindari karena bisa mencegah
terjadinya aliran balik. Walaupun hanya air, jika bercampur dengan asam
lambung bisa memasuki tenggorokan dan terhirup ke dalam paru-paru yang
dikhawatirkan risiko menderita pneumonia. Jika memang sangat haus, minum
air bisa dilakukan satu jam sebelum waktu tidur.
4. Minum susu berdekatan dengan mengkonsumsi jeruk/jus, teh, atau obat-obatan.
-Minum susu dan jeruk atau jus
Jika protein dalam susu bertemu dengan asam dalam jeruk, menimbulkan
pemadatan, yang akan mempengaruhi pencernaan dan penyerapan susu dalam
tubuh manusia.
Menambahkan jus dan minuman asam lain dalam susu juga tidak bagus.
Karena 80% protein dalam susu adalah kasein. Ketika pH susu lebih rendah
dari 4.6, sejumlah besar kasein akan menggumpalkan dan presipitat dalam
tubuh manusia, yang sulit untuk pencernaan dan penyerapan. Jika parah,
mungkin menimbulkan gangguan pencernaan atau diare. Jadi sebaiknya makan jeruk lebih dari
satu jam sebelum atau sesudah makan.
-Minum susu dicampur teh
Teh dapat meningkatkan aliran darah dan kemampuan dari arteri untuk
berelaksasi, namun selanjutnya para peneliti yang berasal dari Charite
Hospital, University of Berlin menyebutkan bahwa susu dapat menghambat
efek perlindungan yang dimiliki oleh teh dalam menghambat terjadinya
penyakit jantung. Para peneliti juga menyebutkan bahwa protein kasein
yang terdapat pada susu dapat menurunkan sejumlah komponen yang terdapat
pada teh, yaitu catechin, yang memiliki kemampuan melawan penyakit
jantung.
-Minum susu dengan obat-obatan
5. Makan buah setelah makan
Menurut artikel yang saya baca di internet, makanan yang kaya
karbohidrat seperti nasi, akan merangsang pankreas untuk memproduksi
insulin. Sedangkan buah merupakan bahan makanan yang mengandung fruktosa
sehingga dapat pula menimbulkan peningkatan kadar insulin. Jika makan
nasi lebih dulu, pankreas akan bekerja berat untuk mengolah nasi dan
protein yang ada dalam lauk pauk dan memerlukan waktu berjam-jam.
Sehingga, jika buah dimakan setelah makan nasi, maka buah yang sudah berada di dalam perut akan mengalami antrian yang panjang untuk diproses sehingga menjadi busuk. Karena sifat buah yang tak bisa bertahan lama.
Sehingga, jika buah dimakan setelah makan nasi, maka buah yang sudah berada di dalam perut akan mengalami antrian yang panjang untuk diproses sehingga menjadi busuk. Karena sifat buah yang tak bisa bertahan lama.
Kebayang gak sih gimana beratnya kerja pankreas kita, jika kita langsung
makan buah setelah makan. Belum selesai mencerna nasi beserta
teman-temannya, sudah disuruh mencerna buah, ya mana mungkinlah. Yang
ada malah perut menjadi dingin dan kembung, bukannya terserap tetapi
malah jadi busuk.
Jadi sebaiknya makan buah 1 jam sebelum makan atau 2 jam setelah makan supaya semua makanan yang masuk bisa terserap dengan baik.
Ayo mulai sekarang terapkan kebiasaan makan dan minum yang benar, supaya apa yang kita konsumsi tidak terbuang percuma atau malah jadi sumber penyakit.
Jadi sebaiknya makan buah 1 jam sebelum makan atau 2 jam setelah makan supaya semua makanan yang masuk bisa terserap dengan baik.
Ayo mulai sekarang terapkan kebiasaan makan dan minum yang benar, supaya apa yang kita konsumsi tidak terbuang percuma atau malah jadi sumber penyakit.
Semoga bermanfaat


Komentar